Suzuki Satria F150 bukan cuma sporty dan kencang, tapi juga tangguh di
segala medan. Mesti terkenal tangguh , kadang muncul masalah klasik
yang kerap dialami bebek hyperunderbone ini. Seperti muncul gejala
mbrebet saat akselerasi, mesin susah hidup kalau habis terkena air atau
muncul suara berisik di mesin bagian atas.
Jangan khawatir, semua ada solusinya. Semisal mbrebet di rpm rendah pas
lagi macet dan mesin telat merespon bukaan gas. Biasanya gejala
disebabkan oleh pengapian dan setingan karburator. "Kalau dari pengapian
mungkin elektroda busi sudah lemah. Sedang dari karburator, bisa jadi
ada kebocoran pada intake atau karet vakum. Kalau di karet vakum, bensin
jadi telat masuk dan susah langsam selain timbul gejala mbrebet."
Beda lagi kalau mesin susah hidup pas kehujanan atau pasca dicuci.
Biasanya korslet antara kabel busi dengan massa di mesin atau rangka
akibat terhubung air. Apalagi posisi mesin vertikal dan dekat roda
depan, hingga memudahkan air masuk ke tutup busi.
"Biar gak korslet, cek lubang aliran pembuangan air di bawah sambungan knalpot agar tidak ada kotoran menyumbatnya."
Terakhir, jika suara berisik yang terdengar dari head dan blok sebelah
kiri. Untuk urusan yang satu ini, enggak salah kalau disebabkan oleh
rantai camrat yang sudah mulur atau kendur. Apalagi rantai mini itu
mesti memutar dua camshaft serta menahan saluran tenaga dari kruk-as.
"Masalah ini umumnya dari rantai camrat yang kendur. Tapi kalau bukan
dari rantai, coba cek kondisi tensionernya. Apakah masih bisa
menegangkan rantai pada kondisi normal. Sebab kalau sudah tidak bisa
normal, dan rantai tidak segera diganti yang baru, posisi rantai akan
tetap terus kendur."
sumber : http://anekatipssepedamotor.blogspot.com/2011/12/problem-klasik-hyperunderbone-suzuki.html#more
sumber : http://anekatipssepedamotor.blogspot.com/2011/12/problem-klasik-hyperunderbone-suzuki.html#more
0 komentar:
Posting Komentar